Sabtu, 23 April 2011

pil KB



BAB I
PENDAHULUAN
A.   Latar belakang
Kontrasepsi adalah pencegahan kehamilan atau pencegahan konsepsi. Untuk mencapai tujuan tersebut, berbagai cara dapat dilakukan, antara lain penggunaan pil KB/ kontrasepsi oral, suntikan atau intravaginal, penggunaan alat dalam saluran reproduksi (kondom, alat kontrasepsi dalam rahim/implan), operasi (tubektomi, vasektomi) atau dengan obat topikal intravaginal yang bersifat spermisid.
Dari sekian banyak cara tersebut, penggunaan obat oral termasuk cara yang paling banyak digunakan karena sudah lama dikenal dan efektivitasnya sebagai kontrasepsi cukup tinggi.
pil kb dan cara kerjanya pil kb adalah salah satu metode yang paling reversibel artinya kesuburan langsung kembali bila penggunaan dihentikan. bahkan pil kb dapat mengurangi resikokhasiat dan bahaya pil kb pada tahun-tahun pertama setelah pil kb disetujui pemakaiannya, ia terbukti sangat efektif dan sangat mudah digunakan, sehingga sangat diyakini sebagai image results for pil kb thebestlinks.





BAB II
PEMBAHASAN
A.   Pengertian
Pil KB adalah pil yang berisih hormone estrogen dan hormone progesterone yang dimakan dan diminum oleh wanita secara teratur untuk mencegah kehamilan. Kedua hormone ini mempunyai peranan penting yang mempengahuhi ;
1.    Proses ovulasi
2.    Nidasi ( implantasi )
3.    Menstruasi
4.    Lendir serviks
Sebagai wanita modern, Anda pasti tahu pentingnya Keluarga Berencana. Mungkin Anda termasuk salah satu di antara 70 juta wanita di seluruh dunia yang meminum pil KB setiap harinya. Memang pil KB adalah salah satu metode KB yang paling efektif dan paling banyak di teliti.
B. Cara kerja kontrasepsi pil KB
1.    Mencegah terhadinya ovulasi
2.    Mencegah terjadinya nidasi pada endometrium.
3.    Menambah kepekaan/kekentalan pada lendir servix sehingga tdk mudah tembus oleh spermatozoa.
4.    Mengusahakan agar pemakai pil kb ini mendapat menstruasi seperti biasanya yangdi sebut with drawl bleeding atau menstruasi yang tidak disertai dengan pelepasan ovum (anovulatoir menstruasi)


C.   Indikasi pil KB
1.    Pada wanita yang sudah bersuami
2.    Tidak dalam keadaan hamil
3.    Pada wanita / ibu yang sehat
4.    Tidak ada kontraindikasi
D.   Kontraindikasi pil KB
1.    Hipertensi, DM , hamil
2.    CA (payudarah dan serviks)
3.    Hepatitis dan penyakit jantung
4.    Truma dan asma
5.    Perdarahan abnormal
6.    Varices yang luas
E.   Jenis pil KB yang sering digunakan
1.    Noriday
a.    Hanya diberikan pada akseptor lama.
b.    Tidak boleh di berikan pada ekseptor baru.
c.    Tidak boleh di berikan pada akseptor ganti cara.
d.    Termasuk pil KB dengan dosis estrogen tinngi
2.    Kimia farma
a.    Terutama digunakan untuk akseptor lama.
b.    Dapat diberikan kepada akseptor baru secara selektif.
c.    Pil KB dengan dosis estrogen tinggi.


3.    Marvelon 28
a.    Akseptor baru diarahkan pemakaian pil jenis ini.
b.    Akseptor lama diteruskan dengan pengawasan yang efektif.
c.    Termasuk pil denngan dosis estrogen rendah.
4.    Ovostat
a.    Hanya digunakan pada akseptor lama.
b.    Diutamakan untuk jalur swasta (mandiri).
c.    Termasuk pil dengan dosis estrogen tinngi.
5.    Microgynon 30 ed
a.    Dapat diberikan kepada akseptor baru dan lama.
b.    Di utamakan pada pelayanan kota
c.    Termasuk pil denngan dosis estrogen rendah.
F.    Cara pemakaian pil KB.
1.    Pil kontra sepsi yang berisi tablet 20,21,23 mulai digunakan pada hari ke 5 haid sampai tablet habis. Kemudian istirahat dan dimulai lagi dengan rangkaian pil baru pada hari yang sama dalam minggu berikutnya.
2.    Pil KB yang berisi 28 tablet mulai digunakan pada hari ke 5 haid dan dilanjutkan terus sampai obat habis tanpa berhenti
3.    Bila pil lupa diminum satu hari segerah minum pil yang terlupakan tersebut setelah diingat.
4.    Apabila 2 hari berturut-turut tidak dimakan maka dirinya dianggap tidak terlindungi terhadap kemungkinan menjadi hamil. Oleh karena itu diharapkan memakai kondom.
5.    Bagi ibu yang belum haid setelah keguguran dan tidak menyusui bayinya setelah melahirkan dapat segerah diberikan pil asal saja tidak ada kontra indikasi.
6.    Bagi ibu yang sedang menyusui dapat diberikan PN exluton (pil murni) asal tidak ada kontraindikasi.
G.   jenis pil kontrasepsi oral:
1. Pil Kontrasepsi Oral Tipe Kombinasi
Terdiri dari 21-22 pil kontrasepsi oral dan setiap pilnya berisi derivat estrogen dan progestin dosis kecil, untuk pengunaan satu siklus. Pil kontrasepsi oral pertama mulai diminum pada hari pertama perdarahan haid, selanjutnya setiap pil 1 hari 1 pil selama 21-22 hari.Umumnya setelah 2-3 hari sesudah pil kontrasepsi oral terakhir diminum, akan timbul perdarahan haid, yang
sebenarnya merupakan perdarahan putus obat.
Penggunaan pada siklus selanjutnya, sama seperti siklus sebelumnya, yaitu pil pertama ditelan pada hari pertama perdarahan haid.

2. Pil Kontrasepsi Oral Tipe Sekuensial
Terdiri dari 14-15 pil kontrasepsi oral yang berisi derivat estrogen dan 7 pil berikutnya berisi kombinasi estrogen dan progestin. Cara penggunaannya sama dengan tipe kombinasi. Efektivitasnya sedikit lebih rendah dan lebih sering menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan.

3. Pil Kontrasepsi Oral Tipe Pil Mini
Hanya berisi derivat progestin, noretindron atau norgestrel, dosis kecil, terdiri dari 21-22 pil. Cara pemakaiannya sama dengan cara tipe kombinasi.

4. Pil Kontrasepsi Oral Tipe Pil Pascasanggama (Morning After Pill)
Berisi dietilstilbestrol 25 mg, diminum 2 kali sehari, dalam waktu kurang dari 72 jam pascasanggama, selama 5 hari berturut-turut.
H.   Efeksamping dan cara mengatasinya.
1.    Ada muntah dan mual diberikan Vitamin B6 bila tidak berhasil hentikan pemakaian.
2.    Keputihan ganti dengan pil estrogen tinggi.
3.    Sakit kepala (migrain)  ganti dengan pil estrogen tinggi, bila tidak berhasil hentikan pemakaian.
4.    Terjadi cloasma ganti dengan cara lain.
5.    Varices hentikan pemakaian dan ganti dengan cara lain
6.    Hipertensi hentikan pemakaian
7.    Kagagalan (hamil), segerah rujuk kedokter
8.    Pemeriksaan TD secarah rutin.
I.      Mitos tentang pil KB
a. Pil kb membuat saya gemuk dan mengalami pendarahan
·   Estrogen bisa menyebabkan retensi cairan dan garam yang bisa memicu pertambahan berat badan sedangkan progesteron bisa meningkatkan nafsu makan. Tetapi dengan dosis rendah pil KB modern efek ini jarang terjadi.
·   Kenaikan berat badan terjadi karena pasien merasa aman yaitu terlindungi dari kehamilan sehingga pola makan berubah (nafsu makan meningkat) ataupun oleh karena faktor keturunan.

·   Pendarahan dapat terjadi bila pasien terlupa minum pil lebih dari 12 jam karena turunnya kadar hormon dalam tubuh yang diartikan oleh tubuh sebagai tanda sudah boleh menstruasi (ingat bahwa selama minum pil KB menstruasi tidak terjadi)
b. Pil KB membuat rahim kering dan setelah berhenti minum saya akan sulit punya anak
Tidak perlu dikhawatirkan bahwa penggunaan pil KB akan menyulitkan punya anak, ataupun menyebabkan rahim kering, karena:
Pil KB adalah salah satu metode yang paling reversibel artinya kesuburan langsung kembali bila penggunaan dihentikan. Bahkan pil KB dapat mengurangi resiko infertilitas primer hingga 40%
c. Pil kb cenderung menyebabkan kanker
Hingga saat ini, penyebab terjadinya kanker belum diketahui secara pasti.Tetapi berdasarkan penelitian yang bersifat retrospektif, resiko terkena kanker bagi wanita yang tidak menggunakan kontrasepsi oral lebih besar daripada wanita yang menggunakan kontrasepsi oral.
d. Pil KB sulit diandalkan karena harus diminum setiap hari dan saya mudah lupa
Tingkat keandalan pil KB adalah yang paling tinggi di antara semua metode kontrasepsi kecuali sterilisasi. Kegagalan hanya terjadi pada 1 orang diantara 1000 wanita selama pemakaian 1 tahun artinya mempunyai PI = 0,13 dan biasanya disebabkan karena muntah atau lupa minum pil.
Untuk memudahkan Anda mengingatnya dan menjadikan hal ini suatu kebiasaan maka dengan kemasan kalender dari pil KB yang dilengkapi dengan nama hari, hanya satu hari saja yang perlu Anda ingat yaitu hari pertama mulai minum pil KB, serta pilihlah waktu minum pil yang sama setiap hari (misalnya: setelah makan malam, sebelum menggosok gigi malam hari atau sebelum tidur)

e. Pil KB tidak cocok untuk wanita yang belum menikah
Bisa saja terjadi gangguan / ketidakseimbangan hormonal pada wanita muda yang belum menikah, antara lain: siklus menstruasi tidak teratur, nyeri hingga kejang perut menjelang menstruasi, kulit berminyak bahkan berjerawat, ataupun pola tumbuh rambut yang tidak normal pada wanita / male hair pattern. Oleh karena itu diperlukan terapi dengan pemberian pil yang mengandung hormon yaitu pil KB.
f.   Pil KB memicu timbulnya jerawat sehingga membuat penampilan menjadi tidak menarik
Jerawat yang sering timbul pada penggunaan pil KB biasanya disebabkan oleh unsur progesteronnya. Tetapi pada pil KB modern biasanya masalah ini agak jarang terjadi. Bahkan, ada pil KB kombinasi modern (OC) yang sekaligus bekerja untuk membuat kulit Anda lebih bersih, halus dan cantik.

  1. asuhan keperawatan.
    1. pengkajian
                                          I.    biodata
                                        II.    riwayat pemakaian alat kontrasepsi.
                                       III.    Pola reproduksi :
1.    menstruasi pertama
2.    siklus ; (teratur/tidak teratur)
3.    lamanya
4.    banyaknya
5.    sifat darah
6.    baunya
                                      IV.    riwayat kehamilan
                                       V.    riwayat pembedahan
                                      VI.    riwayat penyakit yang yang pernah dialami
                                     VII.    riwayat pemakaian obat
1.    kontrasepsi
2.    lain-lain
                                   VIII.    pola kegiatan sehari-hari
                                      IX.    pemeriksaan fisik
1.    berat badan/tinggi badan.
2.    tanda-tanda vital
3.    pemeriksaan genikologi
4.    mata
5.     mulut, dan gigi
6.    leher
7.    buah dada
8.    perut
9.    vulvah
                                       X.    status psikologi dan social.
                                      XI.    status social ekonomi.
    1. Data yang mungkin ditemukan
                                          I.    Ds.
1.     
2.    klien mengatakan kurang yakin bahwa cara ini akan berhasil.
3.    klin mengatakan kurang mengetahui tentang alat kontrasepsi.
4.    klien mengeluh nyeri pada kepala jika telah mengkonsusi pil.
5.    klien mengeluh sesekali muntah/mual jika mengkonsumsi pil.

                                        II.    Do.
1.    klien terlihat gemuk.
2.    ekspresi wajah kurang besemangat.
3.    ekspresi wajah terlihat takut
4.    klien terlihat lemah.
5.    klien terlihat bingung.
    1. Diagnosa keperawatan
                                          I.    Ketakutan berhubungan dengan kurangnya pengetahuan tetang pil KB.
                                        II.    Nyeri kepala berhubungan dengan pil yang tidak sesuai.
                                       III.    Resiko perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan terjadinya mual dan muntah.
                                      IV.    Resiko perubahan nutrisi lebih dari kebutuhan berhungan dengan peningkatan kadar hirmon estrogen.
                                       V.    Resiko injuri berhubungan dengan efeksamping dari pil KB
    1. intervensi keperawatan
                                          I.    Ketakutan berhubungan dengan kurangnya pengetahuan tetang pil KB.
Ds.
1.    klien mengatakan kurang yakin dengan cara ini.
2.    klien mengatakan kurang mengetahui tentang pil KB.
Do. 
1.    ekspresi wajah terlihat takut.
2.    ekspresi wajah kurang bersemangat.
Tujuan ; klien dapat menurunkan atau menghilangkan rasa takut
Kriteria hasil ;
1.    klien mengatakan telah yakin akan cara yang digunakan
2.    klien dapat mengetahui tetang pil KB
3.    ekspresi wajah baik
intervensi
1.    lakukaan pengkajian kembali penyebab rasa takut.
R/ mengidentifikasi penyebab takut.
2.    anjurkan klien untuk meningkatkan kualitas lingkungan rumah.
R/ menurunkan rasa takut.
3.    berikan dorongan yang positif.
R/ meningkatkan optimisme.
4.    berikan pengetahuan tentang pil KB.
R. memberikan / meningkatkan pengetahuan klien tetntang pilKB.
ii. Nyeri kepala berhubungan dengan pil yang tidak sesuai.
      Ds.
1.    klien mengeluh nyeri kepala setelah mengkonsumsi pil yang telah di berikan.
                                    Do.
1. klien terlihat meringis saat setelah mengkonsumsi pil yang telah diberikan.
            Tujuan ;  nyeri kepala menurun atau menghilang.
            Kriteria hasil ;
1.                    klien mengeluh tidak nyeri lagi.
2.                    klien tdk terlihat meringis lagi.
Intervensi
1.    mengkaji tingkat dan intensitas nyeri.
R/ mengetahui tingkat nyeri dan mempermudah intervensi berikutnya.
2.    mengajarkan teknik relaksasi.
R/ membantu mengurangi rasa nyeri.
3.    menciptakan lingkungan rumah yang nyaman.
R/ meningkatkan rasa nyaman.
4.    anjurkan klien untuk berhenti mengkonsumsi konsumsi PIL jika terjadi nyeri hebat dan lama.
R/ rekasi nyeri seperti ini merupakan efeksamping dari pil dan ganti dengan pil yang lain.
      iii. Resiko perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan terjadinya mual dan muntah.
                                    Ds.
1.    klien mengeluh sering mual/muntah setelah mengkonsumsi pil yang telah diberikan
      Do.  
2.     terlihat lemah.
3.    klien terlihat kurang bersemangat.
      Tujuan ; keluahan mual.muntah menghilang.
      Kriteria hasil ;
1.    klien mengeluh tidak mual/muntah lagi.
2.    klien terlihat bersemangat.
                                    Intervensi
1.    mengurangi gangguan dari lingkungan.
R/ cara khusus untuk meningkatkan nafsu makan.
2.    anjurkan klien untuk menjaga kebersihan mulut.
R/ mulut yang bersih meningkatkan nafsu makan.
3.    anjurkan klien untuk menghindari makanan yang mengandung gas.
R/ mengurangi rasa nyaman.
4.    ajurkan klien untuk mengkonsumsi vitamin B  6
R/ memngurangi rasa mual.
5.    anjurkan hentikan pemakaian jika keluhan terus berlanjut dan tambah parah.
R/  efek dari penggunaan obat
6.    berikan informasi tetang epeksamping dari penggunaan PIL dan cara mengatasinya.
         R/ meningkatkan pengetahuan klien
   iv. perubahan nutrisi lebih dari kebutuhan berhubungan dengan peningkatan kadar hormon termasuk hormon estrogen.
         Ds.
                     1. klien mengatakan berat badan klien bertambah.
         Do.
                     1. badan klien terlihat gemuk.
         Tujuan : berat  badan klien normal kembali.
         Kriteria hasil :
                                 1. berat badan klien normal kembali.
                     2. badan klien terlihat ideal.
         Intervensi
         1. lakukan pengkajian kembali pola makan.
                     Hasil ;
         2. diskusikan dengan klien tentang kelenihan makan.
         3. kolaborasi dengan ahli diet yang tepat.
         4. buat program latihan untuk olahraga.                
               5. hidari makanan yang mengandung lemak.


5.    Implementasi keperawatan
                                          I.    Ketakutan berhubungan dengan kurangnyapengetahuan tetang pil KB.
intervensi
1.    melakukaan pengkajian kembali penyebab rasa takut.
Hasil ; klien takut jika hamil
2.    menganjurkan klien untuk meningkatkan kualitas lingkungan rumah.
Hasil ; klien melakukannya/ tidak melakukannya.
3.    memberikan dorongan yang positif.
Hasil ; perawata dan keluarnya memberikan dorongan.
4.    memberikan pengetahuan tentang pil KB.
Hasil ; klien mengerti . tidak mengerti.
ii. Nyeri kepala berhubungan dengan pil yang tidak sesuai.
Intervensi
1.    mengkaji tingkat dan intensitas nyeri.
Hasil ; skala sedang, ringan, berat dan intensitas nyeri.
2.    mengajarkan teknik relaksasi.
Hasil ; klien dapat mengerti dan melakukan sendiri atau tidak 
3.    menciptakan lingkungan rumah yang nyaman.
Hasil ; klien menciptakannya atau tidak
4.    menganjurkan klien untuk berhenti mengkonsumsi konsumsi PIL jika terjadi nyeri hebat dan lama.
Hasil ; segerah dihentikan dan diganti dengan pil yang lain atau metode yang lain.
      iii. Resiko perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan terjadinya mual dan muntah.
                                    Intervensi
1.    mengurangi gangguan dari lingkungan.
Hasil ; keluarga klien mengurangi gangguan lingkungan.
2.    menganjurkan klien untuk menjaga kebersihan mulut.
Hasil ;  klien dapat mempertahankan kebersihan mulut
3.    menganjurkan klien untuk menghindari makanan yang mengandung gas.
Hasil ; klien menghindari/tidak menghindari.
4.    mengajurkan klien untuk mengkonsumsi vitamin B 6
hasil ;  klien mengkonsusi / tidak mengkonsumsi vit B 6  
5.    menganjurkan hentikan pemakaian jika keluhan terus berlanjut dan tambah parah.
Hasil ; klien menghentikan dan menganti dengan pil yang baru atau cara yang baru.
6.    memberikan informasi tetang epeksamping dari penggunaan PIL dan cara mengatasinya.
Hasil ; klien memperhaikan dan memahaminya.
   iv. perubahan nutrisi lebih dari kebutuhan berhubungan dengan peningkatan kadar hormon termasuk hormon estrogen.
         Intervensi
1. melakukan pengkajian kembali pola makan.        
      Hasil ; nafsu makan meningkat/pola makan bertambah.
2. melakukan diskusikan dengan klien tentang kelenihan makan.
      Hasil ; diskusi dilakukan/ klien kurang percaya atau malu.
3. melakukan kolaborasi dengan ahli diet yang tepat.
      Hasil ; terlaksana/tidak terlaksana.
4. membuat program latihan untuk olahraga.
      Hasil ; Klien membuat sendiri                      
               5. menghidari makanan yang mengandung lemak.
           Hasil ; klien menghindari/ tidak menghindari.
6.    evaluasi
                                          I.    Ketakutan berhubungan dengan kurangnya pengetahuan tetang pil KB.
S  ; klien mengatakan tidak yakut lagi/  masih takut
      O  ; klien terlihat tidak takut lagi/ masih terlihat takut.
      A  ; masalah teratasi atau tidak teratasi.
P  ; lajutkan atau pertahankan intervensi serta kaji ulang jika intervensi tidak berhasi.

ii. Nyeri kepala berhubungan dengan pil yang tidak sesuai.
                                          S  ; klien tidak mengeluh nyeri lagi atau masih mengeluh nyeri.
O ; klien tidak lagi atau masi terlihat meringis.
A ; masalah teratasi atau tidak teratasi.
P ; lanjutkan dan pertahankan intervesi atau kaji ulang untuk menganti intervensi. 

      iii. Resiko perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan terjadinya mual dan muntah.
S  ; klien tidak mengeluh mual/muntah lagi atau masih mengeluh.
O ; klien terlihat bersemangat atau masih lemah.
A ; masalah teratasi atau tidak teratasi.
P ; lanjutkan dan pertahankan intervesi atau kaji ulang untuk menganti intervensi. 
                      
   iv. perubahan nutrisi lebih dari kebutuhan berhubungan dengan peningkatan kadar hormon termasuk hormon estrogen.
S  ; klienmengatakan berat badanya normal atau bertmabah.
O ; badan klien terlihat normal atau tidak.
A ; masalah teratasi atau tidak teratasi.
P ; lanjutkan dan pertahankan intervesi atau kaji ulang untuk menganti intervensi. 

         Tujuan : berat  badan klien normal kembali.
         Kriteria hasil :
                                 1. berat badan klien normal kembali.
                     2. badan klien terlihat ideal.
                      

BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Kontrasepsi adalah suata cara atau metodeh yang digunakan untuk mencegah terjadinya pembuahan antara sel telur atau ovum dengan sperma sehingga tidak terjadi kehamilan.
Cara kerjanya adalah melumpuhkan sperma, mengahalangi pertemuan antara sel telur dan sel sperma, dan mencegah terjadinya ovulasi atau kematangan sel telur.
Syarat – syarat penggunaannya adalah harganya murah, tidak berbahaya, dapat diandalkan, cara pemakaiannya sederhana, dapat diterimah oleh semua orang, pemakaian dapat bertahan dalam wakti yang lama serta kesuburan dapat kembali setelah pemakaian di hentikan.
Untuk menggunakan alat kontrasepsi ini di perlukan pengetahuan yang cukup agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
  1. asuhan keperawatan.




Daftar pustaka

Arif mansoer dkk. 2000. Kapita selekta kedokteran jilid 2. FKUI. Jakarta
Download your favorite pil kb at pdfdatabase.com ( 08-04-2010)
Http://mommygadget.com ( 08-04-2010)     
Http://kask.us/559803 | share on twitterpil kb.com ( 08-04-2010)
Pdf & doc book search results 1 - 25 of 2473 for pil kbpil kb @ searchwinds.com ( 08-04-2010)
Pil kb and others. © 2009 keywordspy.ca all rights reserved.informasi obat: andalan pil kb - dechacare.com ( 08-04-2010)

.


Daftar pustaka

Arif mansoer dkk. 2000. Kapita selekta kedokteran jilid 2. FKUI. Jakarta
Download your favorite pil kb at pdfdatabase.com ( 08-04-2010)
Http://mommygadget.com ( 08-04-2010)     
Http://kask.us/559803 | share on twitterpil kb.com ( 08-04-2010)
Pdf & doc book search results 1 - 25 of 2473 for pil kbpil kb @ searchwinds.com ( 08-04-2010)
Pil kb and others. © 2009 keywordspy.ca all rights reserved.informasi obat: andalan pil kb - dechacare.com ( 08-04-2010)

.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar